📰 WHAT'S NEW?

[04] Web Architectur


Web Architectur

Pada kali ini saya akan berbagi tentang apa yang saya dapat di pertemuan minggu lalu, dimana yang dibahas yaitu tentang Web architecture. Web architecture yang dibahas yaitu :

3 Tier Architecture

       Architecture 3 Tier merupakan salah satu web architecture client-server diamana proses fungsional proses logic, data access, dan computer data storage di kembangkan dan dipertahankan sebagai modul yang independen pada platform terpisah.

Sebenarnya 3 tier architecture ini lebih melihat kepada fisiknya, dimana dalam 3 tier terbagi menjadi 3 komponen (PC) satu PC jadi client, satunya lagi jadi proses bisnis logic, dan satu lagi jadi databasenya, ke-3 komponen ini saling terhubung satu sama lain.

Berikut penjelasannya mengenai komponen 3 tier archiecture :

1.       Presentasi Tier ( client ): Menempati tingkat atas dan menampilkan informasi yang terkait dengan layanan yang tersedia di situs Web. Tingkat ini berkomunikasi dengan tingkatan lain dengan mengirimkan hasil ke browser dan tingkatan lain dalam jaringan.


2.       Aplikasi Tier ( bisnis logic ) : Juga disebut tingkat menengah, logika tier, logika bisnis atau logika tingkat, tingkat ini ditarik dari tingkat presentasi. Dia mengontrol fungsi aplikasi dengan melakukan pengolahan rinci.

3.       Data Tier ( database ) : database server Rumah di mana informasi disimpan dan diambil. Data di tingkat ini disimpan independen dari server aplikasi atau logika bisnis.



Kelemahan dari 3 tier ini yaitu sangat mahal dalam hal dana, karna harus membeli 3 PC klau ingin membuat 3 tier architecture ini. Sedangkan kelebihannya yaitu dalam hal maintenance sangat muda karna secara terpisah antara client, proses bisnis logic, dan databasenya.

N-Tier Architecture

       Architecture N-Tier ini adalah distribusi diantara 3 atau lebih computer yang terpisah. Bentuk umum dari N-tier ini adalah 3-tier, prinsip kerja dan komponennya pun sama dengan 3-tier yang diatas mempunyai komponen client, proses logic, dan database.

Selain keuntungan dari penyebaran program dan data seluruh jaringan, n-tier aplikasi memiliki keuntungan bahwa setiap satu tingkat dapat berjalan pada prosesor atau sistem operasi platform yang sesuai dan dapat diperbarui secara independen dari tingkatan lainnya. Komunikasi antara tingkatan Program menggunakan antarmuka program khusus.


Application server

       Aplikasi server adalah program yang menangani semua operasi aplikasi antara pengguna dan aplikasi database.

Aplikasi server biasanya digunakan untuk aplikasi berbasis transaksi yang kompleks. Untuk mendukung kebutuhan high-end, server aplikasi harus memiliki built-in redundansi, memantau layanan aplikasi ketersediaan tinggi, kinerja tinggi didistribusikan dan dukungan untuk akses database yang kompleks.

Macam-macam application server :

1.       DHCP server (untuk penyewaan alamat IP)

2.       Mail server (untuk pengiriman, penentuan jalur, dan penerimaan e-mail)

3.       DNS server (untuk pemberian alamat IP secara otomatis)

4.       FTP server (untuk keperluan transfer file)

5.       Web server (untuk respon web)

6.       SSH server (untuk remote jarak jauh)

MVC (model, view, controller)

       Kepanjangan dari MVC yaitu model, view, controller. Model-View-Controller pertama kali dipublikasikan oleh peneliti XEROX PARAC yang bekerja dalam pembuatan bahasa pemrograman Smalltalk sekitar tahun 1970-1980.Architecture MVC berbeda dengan architecture three tier. Proses dalam arsitektur 3-tier adalah proses linear, karna client hanya bisa berhubungan dengan data melalui bisnis logic. Sedangkan architecture MVC adalah proses triangular, client berhubungan dengan data melalui web server dengan 3 komponen yaitu model, view, controller. Controller digunakan untuk memproses request dari client dan memforward request untuk melakukan update data ke model. View mengakses untuk menampilkan data dengan mengirimkan response ke client. Dengan architecture MVC, view dibuat oleh web designer sedangkan web developer dapat berkonsentrasi dengan model dan controller.


Kelemahan MVC :
adanya peningkatan kompleksifitas sehingga pada aplikasi kecil yang tidak membutuhkan loose coupling pada Model yang menjadi blok penghalang dalam pola MVC ini sendiri.

Keuntungan MVC :
Lebih hemat dalam hal biaya.

0 komentar:

Posting Komentar