📰 WHAT'S NEW?

[03] HTML

[03 ]HTML
 
 
 
 
 

 
     HTML adalah kependekan dari Hypertext Markup Language dan pengertiannya adalah sekumpulan text atau file ASCII yang berisi intruksi atau perintah  program untuk web browser  untuk menampilkan  tampilan grafis sebuah halaman website.

     File HTML dapat dibuat menggunakan aplikasi text editor pada semua system operasi,contohnya adalah Notepad, dreamwaever.

     Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut denganSGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).

Syntax HTML :

<html>
..................
</html>
 
Sejarah perkembangan HTML :

HTML versi 1.0 (Berners-lee)
 
     Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain dapat menampilkan heading,paragraph,hypertext,list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Dan mendukung peletakan image pada dokumen tanpa memperbolehkan menempatkan teks disekelilingnya atau disebut dengan wrapping.


HTML versi 2.0 (Berners-lee)
 
     Pada versi 2.0 ini ada penambahan kualitas HTML untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Form berfungsi untuk memasukkan nama,alamat, dan lain sebagainya, HTML 2.0 ini merupakan pionir homepage interaktif.


HTML versi 3.0 (Dave Raggett)
 
     Versi 3.0 keluaran HTML ini menambahkan beberapa fasilitas tabel, font, applet,  superscript, subscript, dll dan pada HTML 3.0 ini sering disebut sebagai HTML+ dan berselang beberapa lama, nama tersebut di ganti menjadi HTML versi 3.2
 
HTML versi 4.0
 
     HTML keluaran ke-4 ini mempunyai banyak perubahan dan revisi dari versi pendahulunya seperti HTML 1.0, HTML 2.0, HTML 3.0 - HTML 3.2. pada versi ke 4.0 ini perubahan terjadi pada perintah HTML seperti table, image, text, meta, link, form, imagemaps.
 
Setelah versi 4.0 keluar, maka lahirnya HTML 4.01 yang dikeluarkan secara resmi oleh W3C pada tanggal 24 April 1998 . HTML 4.01 menjadi standar web pada tahun 1999, HTML 4.01 merupakan perbaikan dari HTML 4.0 yang di terbitkan pada 18 Desember 1997,  Perkembangan HTML. dan HTML menjadi standar resmi browser dan web,
 
HTML versi 5.0
 
     HTML 5, generasi HTML terbaru dan versi ini sekarang menjadi standar website besar di dunia karena kelebihannya yang lebih banyak di bandingkan dengan versi sebelumnya dari HTML. Beberapa fitur baru yang dapat menarik pada programmer. Application Technology Group Web Hypertext Kerja (WHATWG) yang mengembangkan versi dari HTML 5 ini.

1. Kanvas untuk menggambar
2. Video dan elemen audio untuk media pemutaran
3. Dkungan lebih baik untuk penyimpanan local
4. Elemen baru, seperti artikel,footer,header,nav
5. Kontrol bentuk baru, seperti kalender, waktu, URL, search, email, tanggal.
 
Sejarah HTML,ada saat HTML 5 belum menjadi standar resmi dan belum ada satupun dukungan dari browser, HTML 5 akan menjadi standar baru untuk HTML dan XHTML.
 

Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh HTML 5 :

1.       Cleaner code, karena sebagian besar kode telah termasuk di dalam sintaks html5, maka kode nampak terlihat lebih sederhana daripada penggabungan antara html, css dan java script.

2.       Greater consistency, HTML5 telah melakukan banyak sekali penambahan sintaks yang dibuat dalam struktur lebih baik dan lebih sederhana daripada sintaks-sintaks sebelumnya. Hal ini membuat developer terbantu dalam meningkatkan konsistensi dalam membangun sebuah web.

3.       Improve Semantics, dengan berbagai elemen kode di dalam html5 yang telah distandarisasi, maka nilai semantik dari sebuah web dapat lebih ditingkatkan. Itu berarti bahwa bagian-bagian dari web seperti header, nav, footerdan beberapa bagian lainnya terdefinisi dengan jelas maksud serta tujuannya selain itu juga terbentuk dalam sebuah “machine readible format”.

4.       Improved Accessibility, dengan teknologi HTML5 yang memudahkan struktur pembangunan sebuah web, maka developerdapat membangun pemahaman yang lebih detil mengenai halaman web.

5.       Client-side Database, HTML5 menyediakan model database SQL yang baru dengan API yang dapat dibangun dalam konsep lokal, dalam hal ini di sisi client.

6.       Geolocation, HTML5 mempunyai API yang terintegrasi terhadap geolocation, fasilitas tersebut dapat diakses melalui GPS atau fasilitas lain seperti Google Latitude pada iphone.

7.       Offline Aplication Cache, pengguna dapat terus melakukan interaksi dengan aplikasi meskipun mereka terputus dari jaringan internet.

8.       Smarter Forms, terdapat semacam reguler expression (regex) yang membuat form mampu mengenali secara lebih baik tentang input, validasi data dan interaksi dengan elemen lain (misal : format email, password dll).

9.       Sharper focus on Web Application Requiments, HTML5 membuat sebuah mekanisme yang lebih mudah dalam hal pembuatan front end, aplikasi chat, tools drag and drop, video player, pengolah grafis dan masih banyak lagi.
 
HTML versi 6.0
     Untuk versi 6 ini belum di publis secara umum untuk digunakan, karna masih tahap penjejakan kepada peminat HTML versi sebelumnya.

[02] J2EE dan Client-Server

[02] J2EE

           Dimulai dari pengertian J2EE, J2EE itu sendiri merupakan singkatan dari Java 2 Enterprise Edition yang mana adalah sebuah standarisasi dalam pengembangan aplikasi yang terdiri dari modul-modul dan dijalankan diatas server aplikasi (application server). 

Application server ini memungkinkan kita untuk membuat aplikasi berskala enterprise dengan lebih mudah karena application server sudah menyediakan berbagai fasilitas yang siap untuk digunakan sebagai pendukung aplikasi kita.

Contoh application server adalah :
1. Glassfish, 
2. Oracle AS, 
3. JBoss, 
4. IBM Websphere, 
5. JRun, 
5. JOnAS, dll.

Apache Tomcat adalah salah satu webserver untuk aplikasi web Java yang cukup terkenal, tapi bukan termasuk Java EE application server karena tidak menyediakan semua service yang ada di spesifikasi Java EE.

Komponen dari J2EE, J2EE komponen adalah unit-unit program yang mempunyai kualitas tertentu. Komponennya : Client, web, bisnis.

Pusat dari konsep aplikasi J2EE adalah container, semua komponen J2EE tanpa container yang sesuai, tidak akan dapat dijalankan.

                                                              J2EE Component


                                                           J2EE Container Component




Istilah dari Tiap Component :

  1. JDBC adalah Java Database Connectivity menyediakan jembatan untuk melakukan akses terhadap database 
  2. JNDI adalah java naming and directory interface menyediakan sebuah cara untuk mengidentifikasi lokasi sebuah komponen atau resource yang lain dalam sebuah jaringan 
  3. java messaging service ( JMS ) menyediakan servis untuk dapat melakukan komunikasi yang bersifat asynchronous , dengan sistem komunikasi berupa pesan . 
  4. TA adalah Java Transction API memungkinkan untuk mengaksesTransaction Service.
  5. java mail ditunjukan untuk menyediakan servis e-mail , dengan menggunakan java 
  6. RMI-IIOP adalah Java Remote Method Invocation (RMI) interface overthe Internet Inter-Orb Protocol ) model yang dapat digunakan pengembang untukprogram dalam bahasa Jawa untuk bekerja dengan antarmuka RMI, tetapimenggunakan IIOP sebagai transportasi yang mendasarinya.
  7. JAF adalah javabeans activation framenetwork Ekstensi standart, pengembang yang menggunakan teknologi java dapat mengambil keuntungan dari layanan standar untuk menentukan jenis data .



Enterprise Java Beans

Java Beans merupakan komponen model java yang mendukung prinsip reusability pada proses perangkat lunak. Kelebihan yang lainnya, dapat dimanipulasi secara visual menggunakan builder tool dan memungkinkan pengguna untuk membangun aplikasi secara mudah.


EJB Container



    Fungsi dari EJB Container : 
1.                   Merupakan interface antara bean dan dunia luar. Enterprise Beans tidak dapat berfungsi di luar container.
2.                   Client mengakses bean melalui container,
3.                   Mengatur semua aspek dari enterprise bean, yakni remote access, security, persistence, transaction, concurrency.
     

Web Container

Menurut spesifikasi J2EE, dikenal EJB Container, Web Container dan Application Server. Web Container adalah services yang dijalankan oleh suatu Java Application Server khususnya untuk services yang compliance/kompatibel dengan Servlet dan JSP. Selain menjadi services oleh Java Application Server, Web Container dapat berdiri sendiri. Contoh Web Container adalah Tomcat, ServletExec, Resin, Jrun, Blazix. Web Container juga dapat bekerja sama dengan web server, misalnya Tomcat dengan Apache, Jrun dengan IIS.

Applet Container

Merupakan salah satu jenis program yang dapat dihasilkan oleh bahasa pemprograman Java selain program aplikasi dekstop dan server. Applet Java harus dijalankan melalui web browser, misalkan di IE, mozilla, crome, dll. Applet java dapat disertakan di dalam dokumen HyperText Markup Language(HTML).

Application  client  container  

Merupakan pengatur eksekusi komponen aplikasi klien. Aplikasi klien dan kontainernya berjalan di klien.


Aplikasi web dengan J2EE dapat dibangung dengan menggunakan :
1.       Java runtime environment
2.       JSP page and servlet
3.       Komponen server side
4.       Static HTML
5.       Client side java Applets

Konsep klien server

Client :
1.       Browser.
2.       Hanya merupakan interface yang digunakan oleh user.
3.       Meminta data pada server.
Server :
1.       Data yang dibutuhkan user untuk operasi.
2.       Logika aliran data.


Arsitektur Client-Server



         Pada dasarnya, server menerima permintaan-permintaan dari para client web browser dan kemudian meresponnya. Beberapa permintaan yang datang dari client disertai nama dan alamat item yang client cari, sebagaimana beberapa data user yang disediakan. Server menerima permintaan tersebut, memprosesnya, dan kemudian merespon data yang dicari oleh client atau sebuak kode error yang mengindikasikan bahwa item tidak terdapat pada server atau jika terjadi beberapa error lain.

Tugas browser adalah menyediakan user sebuah interface dimana akan meminta server dan menampilkan respon dari server.

     Ketika user meminta server (sebagai contoh, mendapatkan dokumen, atau mungkin mengirim (submit) sebuah form), browserlah yang memformat permintaan tersebut ke dalam sesuatu yang server dapat mengerti. Begitu server telah selesai memproses permintaan dan kemudian mengirim respon, browser mengambil data yang diperlukan dari respon yang diberikan server dan kemudian merendernya untuk ditampilkan ke user.

HTML
      Sebuah singkatan dari Hypertext Markup Language. HTML dapat dimengerti sebagai sebuah kumpulan perintah-perintah untuk web browser tentang bagaimana menampilkan isi ke user. Itu merupakan standar terbuka yang telah di update oleh W3C atau World Wide Web Consortium.

HTTP
     HTTP singkatan dari “HyperText Transfer Protocol“. Merupakan sebuah protokol jaringan dengan fitur-fitur Web-specific yang berjalan pada bagian teratas dari dua lapisan protokol lain, TCP dan IP. TCP adalah sebuah protokol yang bertanggung jawab memastikan file telah dikirim dari akhir network telah lengkap dikirmkan, berhasil pada tujuannya.

HTTP Requests
     Permintaan-permintaan dari client ke server berisikan informasi tentang macam-macam data yang user inginkan. Salah satu item informasi yang dienkapsulasi pada permintaan HTTP adalah sebuah nama method. Ini memberitahu server macam-macam permintaan yang dibuat, sebagaimana sisa pesan dari client diformat. Ada dua protokol yang mungkin akan Anda gunakan : GET dan POST.

GET
     GET adalah method HTTP paling sederhana dan digunakan sebagian besar untuk meminta resource tertentu dari server, apakah berupa halaman web, file gambar grafis, atau sebuah dokumen, dan lain-lain.
GET dapat juga digunakan untuk mengirim data di atas server, meskipun demikian hal itu mempunyai batasan-batasan. Jumlah total karakter yang dapat dienkapsulasi ke dalam permintaan GET adalah terbatas, sehingga untuk situasi dimana banyak data perlu dikirimkan ke server, tidak semua pesan dapat disampaikan.

POST
      Jenis lain dari method permintaan yang pasti akan digunakan adalah permintaan POST. Jenis permintaan ini didesain seperti browser dapat membuat permintaan kompleks dari server. Mereka didesain sehingga user, melalui browser, dapat mengirim banyak data ke server. Form kompleks secara umum dicapai dengan menggunakan permintaan POST, sebagaimana form sederhana yang memelukan proses upload file ke server.

Satu perbedaan yang nyata antara method GET dan POST terletak pada cara mengirimkan data ke server. Seperti yang dinyatakan sebelumnya, GET hanya menambahkan data ke URL yang akan mengirim. POST, di sisi lain, mengenkapsulasi atau menyembunyikan data di dalam body pesan (message body) yang dikirim. Ketika server menerima permintaan dan menentukan bahwa itu merupakan sebuah permintaan POST, dapat dilihat dari body pesan data tersebut.

HTTP Response
      HTTP merespon dari server yang berisi headers dan body pesan, seperti yang permintaan HTTP lakukan. Mereka menggunakan kumpulan header yang berbeda, meskipun demikian disini kita tidak perlu terlalu dalam membahasnya secara detail. Cukup dengan mengatakan bahwa headers berisi informasi tentang protokol HTTP yang digunakan pada server, sebagaimana tipe dari isi yang dienkapsulasi ke dalam body pesan. Nilai dari tipe isi adalah MIME-type. Ini akan memberitahu browser jika pesan berisi HTML, gambar, atau tipe lainnya.


Sumber : google.com, Wikipedia